EnglishIndonesian
EnglishIndonesian

CIMA Hadiri Sosialisasi Komite Transportasi BPSDM

  1. Home
  2. »
  3. Event
  4. »
  5. CIMA Hadir di pelepasan perwira…

Jakarta, 9 Februari 2026  — CIMA menghadiri undangan resmi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan, Kementerian Perhubungan RI dalam kegiatan Sosialisasi Pembentukan Komite Sektoral Transportasi, yang dilaksanakan secara daring bersama para pemangku kepentingan sektor transportasi nasional.

Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah dalam memperkuat tata kelola pendidikan, pelatihan, serta pengembangan kompetensi SDM transportasi melalui pembentukan Komite Sektoral Transportasi, sesuai amanat Perpres 68 Tahun 2022 dan Permenko PMK Nomor 2 Tahun 2024.

Dalam pemaparan program kerja jangka pendek, BPSDM menyampaikan empat agenda prioritas, yaitu:

1️. Pembentukan dan penguatan kelembagaan komite sektoral, termasuk penetapan struktur komite, pembentukan kelompok kerja lintas moda (darat, laut, udara, perkeretaapian, dan multimoda), serta penguatan sekretariat komite.

2️. Konsolidasi pemangku kepentingan, dengan melibatkan regulator, industri transportasi, asosiasi profesi, akademisi, LSP, serta perwakilan dunia usaha dan tenaga kerja guna memastikan kolaborasi lintas sektor berjalan efektif.

3️. Pemetaan gap standar pendidikan dan pelatihan, melalui identifikasi kesenjangan pada aspek input, proses, dan output pembelajaran, serta penyelarasan dengan SKKNI dan kebutuhan industri aktual.

4️. Pelaksanaan program prioritas (pilot project), meliputi review kurikulum vokasi transportasi, penyempurnaan SKKNI sektor transportasi dan logistik, serta pelaksanaan job fair berbasis kebutuhan industri.

Partisipasi CIMA dalam forum ini menjadi bentuk komitmen aktif asosiasi dalam mendukung penguatan ekosistem SDM maritim dan transportasi nasional, khususnya pada aspek penyelarasan kompetensi tenaga kerja pelaut dan manning industry dengan standar industri dan kebutuhan global.

CIMA memandang pembentukan Komite Sektoral sebagai langkah penting untuk menciptakan sistem pendidikan dan pelatihan yang lebih terintegrasi, adaptif, serta selaras dengan perkembangan teknologi dan tuntutan pasar tenaga kerja internasional.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, industri, dan asosiasi profesi, diharapkan kualitas SDM transportasi Indonesia semakin kompetitif dan mampu menjawab tantangan sektor transportasi global di masa depan.