EnglishIndonesian
EnglishIndonesian

Kunjungan Anggota Baru PT AOM Indonesia

CIMA kembali melakukan jejaring keanggotaannya melalui kunjungan ke PT AOM Indonesia sebagai anggota baru. Kunjungan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan lebih dekat CIMA sekaligus mempererat hubungan dan komunikasi dengan anggota baru dalam ekosistem industri maritim nasional. Dalam kunjungan tersebut, CIMA dan PT AOM Indonesia berkesempatan untuk bertukar informasi mengenai perkembangan industri, tantangan yang dihadapi sektor manning, serta peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan ke depan. Bergabungnya PT AOM Indonesia diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antaranggota CIMA dan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam mendukung profesionalisme industri manning serta peningkatan kualitas sumber daya manusia maritim Indonesia. CIMA menyambut baik kehadiran PT AOM Indonesia sebagai bagian dari keluarga besar CIMA dan berharap kerja sama serta komunikasi yang terjalin dapat terus berkembang secara positif dan berkelanjutan. Selamat bergabung PT AOM Indonesia. Bersama memperkuat ekosistem manning dan SDM maritim Indonesia.

Delegasi Bandari Maritime Academy Kenya Lakukan Kunjungan Pendidikan dan Pelatihan Maritim di Indonesia

Jakarta, September 2026 — Delegasi Bandari Maritime Academy (BMA), Kenya, melaksanakan kunjungan benchmarking ke sejumlah institusi pendidikan dan pelatihan maritim di Indonesia September 2026, salah satunya kantor Consortium of Indonesia Maning Agencies (CIMA) yang bertempat di Jakarta Utara. Kunjungan tersebut dilaksanakan berdasarkan kegiatan Benchmarking Visit to Maritime Education and Training Institutions in Indonesia. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BMA untuk memperluas jejaring dan membangun peluang kerja sama internasional di bidang pendidikan dan pelatihan maritim. Selama kunjungan, delegasi BMA berkesempatan untuk berbagi pengalaman, bertukar pengetahuan, serta mempelajari berbagai praktik baik (best practices) dalam penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan maritim di Indonesia dengan CIMA dan BPSDM Perhubungan. Pertukaran tersebut mencakup pengalaman dan pendekatan dalam pengembangan kualitas pendidikan, pelatihan, serta kompetensi sumber daya manusia maritim. Kegiatan benchmarking juga menjadi momentum penting untuk membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara institusi pendidikan dan pelatihan maritim Indonesia dengan BMA, khususnya dalam bidang capacity building, pendidikan, dan pelatihan kemaritiman. Melalui interaksi dan pertukaran pengalaman antara kedua negara, diharapkan terbentuk pemahaman yang lebih luas mengenai kebutuhan serta perkembangan pendidikan dan pelatihan maritim di tingkat internasional. Kerja sama tersebut juga dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas dan daya saing SDM maritim. Kunjungan BMA Kenya menunjukkan bahwa Indonesia memiliki ruang yang strategis untuk terus memperluas kerja sama pendidikan dan pelatihan maritim dengan negara-negara Afrika. Ke depan, hubungan yang telah terbangun diharapkan dapat dikembangkan melalui berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat bagi pengembangan kapasitas SDM maritim kedua negara. #CIMA

CIMA Jajaki Kerja Sama dengan Kedutaan Uzbekistan

Jakarta, 12 Agustus 2026 — CIMA melakukan pertemuan dengan Kedutaan Besar Republik Uzbekistan di Indonesia untuk menjajaki peluang kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia, khususnya pada sektor maritim dan industri terkait. Pertemuan tersebut disambut oleh Mr. Abdurahmon Omonkulov, Konsul Kedutaan Besar Republik Uzbekistan. Dari pihak CIMA, pertemuan dihadiri oleh Dr. Gatot Cahyo Sudewo selaku Ketua Umum CIMA, Bapak Dimas selaku Liaison Officer CIMA, serta Ibu Putri Eva Mayangsari selaku Communication & Public Affairs CIMA. Pertemuan ini membahas potensi kolaborasi yang dapat dikembangkan antara CIMA dan Kedutaan Besar Republik Uzbekistan, terutama dalam mempersiapkan dan mengembangkan sumber daya manusia Uzbekistan agar memiliki kesempatan untuk berkarier di sektor maritim internasional. Pihak Kedutaan menyampaikan ketertarikannya terhadap peluang penempatan warga Uzbekistan pada sejumlah bidang, antara lain cruise industry, hospitality di kapal, catering dan galley, medical/healthcare termasuk tenaga perawat, serta berbagai sektor pendukung lainnya dalam industri pelayaran. Meskipun Uzbekistan merupakan negara yang tidak memiliki garis pantai dan pelabuhan laut, negara tersebut memiliki dry ports serta populasi yang besar dan terus berkembang. Pengembangan Training dan Sertifikasi Potensi kerja sama yang dibahas mencakup pengembangan dan pelaksanaan maritime training, certification of training, pengembangan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan industri, serta pelatihan tenaga profesional untuk sektor maritim dan hospitality. Hal ini juga didukung oleh keberadaan berbagai politeknik dan institusi pendidikan di Uzbekistan yang telah memiliki pengalaman dalam mempersiapkan sumber daya manusia untuk berbagai sektor industri. Pilot Project Perekrutan Tenaga Kerja Uzbekistan Salah satu pembahasan yang turut menjadi perhatian dalam pertemuan adalah rencana pilot project perekrutan warga Uzbekistan. Pemerintah Uzbekistan telah mengirimkan surat kepada berbagai Kedutaan Besar Uzbekistan di seluruh dunia terkait kemungkinan pelaksanaan pilot project yang melibatkan sekitar lima mahasiswa atau pelajar Uzbekistan untuk mendapatkan kesempatan bekerja di Indonesia. Program tersebut berpotensi mencakup sektor maritim maupun sektor lainnya sesuai dengan kebutuhan dan peluang yang tersedia. CIMA Dorong Pemenuhan Standar Internasional Dalam pembahasan lebih lanjut, CIMA turut menyampaikan sejumlah hal yang perlu menjadi perhatian, terutama berkaitan dengan sertifikasi dan standar maritim internasional. Berdasarkan pembahasan dalam pertemuan, terdapat keterbatasan dalam penyelenggaraan pendidikan dan sertifikasi pelaut yang memenuhi standar internasional untuk posisi tertentu yang membutuhkan Certificate of Competency (CoC). Karena itu, untuk tahap awal, peluang pengembangan tenaga kerja dinilai lebih memungkinkan pada bidang hospitality dan service onboard, seperti bar attendant, assistant cook, galley/kitchen staff, waiter/service staff, serta posisi pendukung lainnya. CIMA juga menyampaikan kemungkinan untuk menjajaki kerja sama dengan Panama dalam mendukung pengembangan kompetensi calon pelaut Uzbekistan. Selain itu, CIMA membuka peluang keterlibatan dalam pengembangan dan pelaksanaan training bersama, baik melalui institusi pendidikan atau politeknik di Uzbekistan maupun melalui program pelatihan bersama yang dapat melibatkan lecturer, instructor, pengembangan materi, dan industry-based training. Tidak hanya dalam aspek pengembangan tenaga kerja, CIMA juga melihat peluang untuk membangun jaringan atau manning agency di Uzbekistan sebagai bagian dari strategi pengembangan talent pool dan pembukaan akses tenaga kerja Uzbekistan ke pasar maritim internasional. Sebagai tindak lanjut, CIMA dan Kedutaan Besar Uzbekistan akan mengadakan virtual meeting pada periode 31 Agustus–4 September 2026 bersama Migration Agency dan Vocational Education Agency. Pembahasan selanjutnya diharapkan dapat memperdalam konsep pilot project, mengidentifikasi kebutuhan tenaga kerja pada sektor maritim, cruise, hospitality, dan medical, serta mengembangkan program training dan certification. Pertemuan ini menjadi langkah awal yang strategis dalam membangun hubungan kerja sama antara CIMA, Kedutaan Besar Republik Uzbekistan, institusi pendidikan, dan industri. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan semakin terbuka peluang bagi tenaga kerja Uzbekistan untuk memperoleh akses terhadap kesempatan kerja internasional, sekaligus memperluas jaringan dan peran industri manning Indonesia di tingkat global.

Kunjungan ke PT Ekanuri Sistem Maritim sebagai Anggota Baru

Jakarta, 31 Juli 2026 — Dalam rangka mempererat hubungan kelembagaan dan memperkuat sinergi antaranggota, Consortium of Indonesian Manning Agencies (CIMA) melaksanakan kunjungan resmi ke PT Ekanuri Sistem Maritim, perusahaan yang baru bergabung sebagai anggota CIMA. Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen CIMA untuk membangun komunikasi yang erat serta mendorong kolaborasi yang berkelanjutan di antara perusahaan-perusahaan pengawakan kapal di Indonesia. Kunjungan CIMA disambut langsung oleh Bapak Ramdhan, selaku pimpinan PT Ekanuri Sistem Maritim. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan, menjadi momentum untuk saling memperkenalkan organisasi dan perusahaan sekaligus membahas berbagai peluang kolaborasi dalam mendukung perkembangan industri maritim nasional. Dalam kesempatan tersebut, jajaran pengurus CIMA menyampaikan apresiasi atas kepercayaan PT Ekanuri Sistem Maritim yang telah memilih bergabung sebagai bagian dari keluarga besar CIMA. Bergabungnya perusahaan ini diharapkan semakin memperkuat jaringan organisasi serta meningkatkan kolaborasi antaranggota dalam menghadapi dinamika industri pengawakan kapal yang terus berkembang. Sebagai organisasi yang mewadahi perusahaan-perusahaan pengawakan kapal, CIMA terus berkomitmen menghadirkan manfaat nyata bagi seluruh anggotanya melalui berbagai kegiatan, forum diskusi, pelatihan, serta kerja sama dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan lainnya. Kunjungan ke anggota baru merupakan salah satu bentuk nyata komitmen tersebut dalam membangun komunikasi yang terbuka dan hubungan yang berkelanjutan. Melalui bergabungnya PT Ekanuri Sistem Maritim, CIMA optimistis bahwa kolaborasi antaranggota akan semakin kuat dan mampu memberikan kontribusi positif bagi peningkatan profesionalisme, daya saing, serta keberlanjutan industri maritim Indonesia. CIMA berharap sinergi yang terjalin dapat terus berkembang dan menghasilkan berbagai inisiatif yang mendukung kemajuan perusahaan anggota maupun industri pelayaran nasional secara keseluruhan.

CIMA Hadir Peringatan Hari Pelaut Dunia 2026

Jakarta, 25 Juni 2026 — CIMA turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Hari Pelaut Dunia (Day of the Seafarer) 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Kehadiran CIMA merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam memberikan apresiasi kepada para pelaut atas dedikasi dan kontribusinya terhadap industri pelayaran serta perdagangan global. Rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak tanggal 23-25 Juni 2026 pada peringatan Hari Pelaut Dunia tahun ini meliputi Maritime Expo, Gala Dinner, dan Fun Walk, yang diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan di sektor maritim, termasuk instansi pemerintah, perusahaan pelayaran, organisasi profesi, lembaga pendidikan, serta komunitas pelaut. Partisipasi CIMA diawali dengan menghadiri Maritime Expo, yang menjadi wadah bagi para pelaku industri maritim untuk memperkenalkan inovasi, layanan, serta berbagai perkembangan terkini di sektor pelayaran. Melalui kegiatan ini, peserta dapat memperluas jejaring, bertukar informasi, serta memperkuat kolaborasi dalam mendukung kemajuan industri maritim nasional. CIMA juga berpartisipasi dalam Fun Walk, yang tidak hanya menjadi sarana membangun kebersamaan, tetapi juga menjadi simbol semangat persatuan dan solidaritas di antara insan maritim. Kegiatan ini menunjukkan bahwa keberhasilan industri pelayaran tidak hanya dibangun melalui profesionalisme, tetapi juga melalui hubungan yang erat dan sinergi antarpelaku industri. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, CIMA menghadiri Gala Dinner yang menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah, asosiasi, perusahaan, dan seluruh pemangku kepentingan di bidang pelayaran. Suasana kebersamaan dalam kegiatan tersebut mencerminkan semangat kolaborasi yang terus dibangun untuk mendukung pengembangan sektor maritim Indonesia yang semakin profesional dan berdaya saing. Hari Pelaut Dunia yang diperingati setiap tanggal 25 Juni merupakan momentum internasional yang ditetapkan oleh International Maritime Organization (IMO) untuk memberikan penghargaan kepada para pelaut atas peran penting mereka dalam menjaga kelancaran rantai pasok global dan mendukung pertumbuhan ekonomi dunia. Melalui peringatan ini, masyarakat diajak untuk semakin memahami besarnya kontribusi para pelaut yang bekerja di balik kelancaran distribusi barang melalui jalur laut. Sebagai organisasi yang menaungi perusahaan-perusahaan pengawakan kapal di Indonesia, CIMA terus berkomitmen untuk mendukung berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia maritim, perlindungan pelaut, serta penguatan kolaborasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan. Keikutsertaan CIMA dalam rangkaian Hari Pelaut Dunia 2026 diharapkan dapat semakin mempererat sinergi antara organisasi, pemerintah, dan industri maritim, sekaligus menjadi momentum untuk bersama-sama membangun sektor pelayaran Indonesia yang lebih maju, berkelanjutan, dan mampu bersaing di tingkat global.

CIMA x IMEC Perkuat Industri Maritim

Jakarta, 3 Juli 2026 – Consortium Indonesian Manning Agencies (CIMA) dan International Maritime Employers’ Council (IMEC) secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) sebagai langkah strategis dalam memperkuat kerja sama dan sinergi untuk mendukung kemajuan industri maritim Indonesia. Penandatanganan MoU ini menjadi momentum penting dalam membangun kolaborasi antara CIMA dan IMEC dalam berbagai aspek yang berkaitan dengan pengembangan industri pelayaran, peningkatan kualitas sumber daya manusia maritim, serta penguatan daya saing pelaut Indonesia di tingkat global. Melalui kerja sama ini, CIMA dan IMEC berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan standar profesionalisme, kompetensi, dan kesejahteraan pelaut Indonesia, sejalan dengan kebutuhan industri maritim internasional yang terus berkembang. Ketua CIMA menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk menciptakan ekosistem maritim yang lebih kuat melalui kolaborasi antara asosiasi manning agency nasional dan organisasi internasional. “Kerja sama antara CIMA dan IMEC diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang kolaborasi, berbagi pengetahuan, serta memperkuat posisi pelaut Indonesia dalam industri maritim global.” Dengan adanya MoU ini, CIMA dan IMEC berharap dapat terus mempererat hubungan kerja sama serta memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan industri maritim Indonesia menuju standar global. Bersama membangun industri maritim yang lebih kuat, profesional, dan berkelanjutan. ⚓

CIMA Turut Hadir dalam Equinox Navigate 2026

CIMA (Consortium Indonesian Manning Agencies) turut hadir dalam kegiatan Equinox Navigate 2026 yang diselenggarakan oleh salah satu anggota CIMA sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan dan kolaborasi antar pelaku industri maritim Indonesia. Mengusung tema “Sea of Change: From Quantity to Global Quality”, Equinox Navigate 2026 mengangkat pentingnya transformasi industri maritim Indonesia dari orientasi kuantitas menuju peningkatan kualitas yang mampu memenuhi standar dan kebutuhan industri pelayaran global. Tema tersebut mencerminkan tantangan sekaligus peluang yang dihadapi industri maritim dalam menyiapkan sumber daya manusia yang profesional, kompeten, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta regulasi internasional. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan di sektor maritim, mulai dari perusahaan pengawakan kapal (manning agencies), perusahaan pelayaran, lembaga pendidikan dan pelatihan maritim, hingga mitra industri lainnya. Melalui forum ini, para peserta memperoleh kesempatan untuk bertukar pengalaman, berbagi praktik terbaik (best practices), serta mendiskusikan berbagai isu strategis yang memengaruhi perkembangan industri maritim, khususnya dalam pengelolaan awak kapal dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, CIMA kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia maritim Indonesia. Organisasi juga meyakini bahwa kolaborasi yang erat antara asosiasi, perusahaan anggota, lembaga pendidikan, regulator, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan kunci dalam menciptakan industri maritim nasional yang semakin kompetitif di tingkat global. Selain menjadi sarana berbagi pengetahuan, Equinox Navigate 2026 juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antaranggota CIMA. Interaksi yang terjalin selama kegiatan diharapkan mampu membuka peluang kolaborasi baru, mendorong lahirnya inovasi, serta memperkuat komitmen bersama dalam menghadapi berbagai tantangan industri yang terus berkembang. CIMA menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PT Equinox Bahari Utama atas terselenggaranya Equinox Navigate 2026. Inisiatif ini menunjukkan komitmen perusahaan anggota dalam berkontribusi terhadap pengembangan industri maritim Indonesia melalui forum yang edukatif, inspiratif, dan kolaboratif.

New Member – PT Setya Dharma Maritim Manajemen

Tangerang, 19 Juni 2026 — Sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan dengan anggota serta memperkuat sinergi dalam industri pengawakan kapal, CIMA melakukan kunjungan resmi ke PT Setya Dharma Maritim Manajemen di Tangerang. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam menyambut perusahaan tersebut sebagai anggota baru CIMA. Kunjungan dilakukan oleh pengurus CIMA dan disambut langsung oleh manajemen PT Setya Dharma Maritim Manajemen. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi, mencerminkan komitmen bersama untuk mendukung kemajuan industri maritim Indonesia, khususnya di bidang pengelolaan dan penyediaan awak kapal. Dalam kesempatan tersebut, kedua belah pihak berdiskusi mengenai perkembangan industri crewing, tantangan yang dihadapi perusahaan pengawakan kapal, serta berbagai peluang kerja sama yang dapat dikembangkan melalui wadah organisasi. CIMA juga memperkenalkan berbagai program dan kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan untuk mendukung peningkatan profesionalisme serta daya saing perusahaan anggota. Sebagai organisasi yang mewadahi perusahaan-perusahaan pengawakan kapal di Indonesia, CIMA terus berupaya membangun komunikasi yang aktif dengan seluruh anggota. Melalui kunjungan seperti ini, CIMA berharap dapat memahami kebutuhan dan aspirasi anggota secara lebih dekat sehingga organisasi dapat memberikan manfaat yang lebih optimal bagi perkembangan usaha para anggotanya. CIMA menyambut baik kehadiran PT Setya Dharma Maritim Manajemen sebagai bagian dari keluarga besar organisasi dan berharap hubungan yang telah terjalin dapat berkembang menjadi kemitraan yang produktif serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan industri maritim Indonesia. #CIMA

CIMA Gelar Diskusi Isu Crewing Kapal Perikanan

Jakarta, 18 Juni 2026 — CIMA mengadakan pertemuan secara daring bersama perusahaan anggota yang bergerak dalam penyediaan awak kapal untuk kapal perikanan. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai forum komunikasi dan diskusi untuk membahas berbagai perkembangan serta tantangan yang dihadapi sektor crewing kapal perikanan. Pertemuan yang dilaksanakan melalui platform Zoom tersebut diikuti oleh sejumlah anggota CIMA yang memiliki keterlibatan langsung dalam penyediaan dan pengelolaan awak kapal perikanan. Diskusi berlangsung secara interaktif dengan fokus pada berbagai isu yang saat ini menjadi perhatian pelaku industri. Beberapa topik yang dibahas meliputi tantangan operasional dalam proses rekrutmen dan penempatan awak kapal, kepatuhan terhadap regulasi nasional maupun internasional, serta perkembangan kebijakan yang berpengaruh terhadap kegiatan pengawakan kapal perikanan. Selain itu, peserta juga bertukar informasi mengenai kondisi terkini industri dan berbagai praktik yang dapat mendukung peningkatan kualitas layanan crewing. Forum ini menjadi sarana penting bagi anggota untuk berbagi pengalaman dan pandangan terkait dinamika yang dihadapi di lapangan. Melalui diskusi yang konstruktif, diharapkan dapat teridentifikasi berbagai peluang perbaikan dan solusi yang mendukung pengembangan industri secara berkelanjutan. Sebagai organisasi yang mewadahi perusahaan-perusahaan pengawakan kapal di Indonesia, CIMA terus berupaya menghadirkan ruang komunikasi yang efektif bagi anggotanya. Kegiatan diskusi seperti ini menjadi bagian dari komitmen organisasi untuk mendukung peningkatan profesionalisme, kepatuhan, dan daya saing industri crewing nasional. Ke depan, CIMA akan terus memfasilitasi dialog dan kolaborasi antaranggota guna menjawab berbagai tantangan yang muncul seiring perkembangan industri maritim dan perikanan, sekaligus mendukung terciptanya tata kelola pengawakan kapal yang lebih baik dan berkelanjutan. #CIMA

CIMA Hadiri RAC XVIII INSA JAYA 2026

Jakarta, 18 Juni 2026 — Ketua Umum CIMA, Dr. Gatot Cahyo Sudewo, SE., M.M.Tr, CPHCM, menghadiri Rapat Anggota Cabang (RAC) XVIII INSA JAYA Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) INSA Jakarta Raya di El Hotel Kelapa Gading, Jakarta. Rapat Anggota Cabang merupakan agenda organisasi yang memiliki peran penting dalam mengevaluasi pelaksanaan program kerja, membahas isu-isu strategis industri, serta merumuskan langkah-langkah yang diperlukan untuk mendukung perkembangan sektor pelayaran nasional. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan industri maritim, termasuk perusahaan pelayaran, asosiasi industri, serta perwakilan organisasi terkait. Kehadiran Ketua Umum CIMA dalam forum tersebut mencerminkan komitmen organisasi untuk terus menjalin komunikasi dan memperkuat sinergi dengan berbagai pihak yang memiliki peran penting dalam pengembangan industri pelayaran Indonesia. Selain menjadi sarana silaturahmi antar pelaku industri, RAC XVIII INSA JAYA juga menjadi wadah untuk bertukar pandangan mengenai tantangan dan peluang yang dihadapi sektor maritim di tengah dinamika industri global. Dalam berbagai pembahasan yang berlangsung, para peserta menyoroti pentingnya kolaborasi antarorganisasi dan pelaku usaha dalam menciptakan industri pelayaran yang lebih kompetitif, efisien, dan berkelanjutan. Penguatan kualitas sumber daya manusia, peningkatan standar operasional, serta adaptasi terhadap perkembangan regulasi dan teknologi menjadi beberapa isu yang mendapat perhatian dalam forum tersebut. CIMA menyambut baik penyelenggaraan RAC XVIII INSA JAYA sebagai bagian dari upaya bersama untuk memperkuat ekosistem maritim nasional. Melalui partisipasi aktif dalam berbagai forum strategis, CIMA akan terus mendukung terciptanya sinergi yang konstruktif guna meningkatkan profesionalisme, kualitas layanan, serta daya saing industri pelayaran Indonesia di tingkat nasional maupun internasional. Partisipasi dalam kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen CIMA untuk terus berkontribusi dalam pembangunan sektor maritim yang tangguh, inovatif, dan berkelanjutan sebagai salah satu pilar penting perekonomian nasional. #CIMA